Melihat, mendengar dan berbicara adalah karunia yang tak terhingga yang dilimpahkan Tuhan kepada manusia sebagai makhluk ciptaanNya. Dengan indera inilah manusia punya jiwa untuk berkreasi, berkarya dan berkomuniukasi. Dengan tujuan inilah saya mencoba menuangkan dalam sebuah citra nuansa dibalik apa yang saya ketahui dengan harapan akan memberikan nilai tambah dan nuansa citra rasa kehidupan ini. Selamat Datang di Nuansa Citra ini
Friday, November 21, 2008
Protes Mahasiswa Italia Akibat Reformasi Pendidikan Kabinet Berlusconi
Pemerintah Tengah-Kanan Italia berpendapat bahwa Pemerintah Berlusconi saat ini sedang mengupayakan penyetaraan dengan sistem persekolahan di Uni Eropa. Sementara itu, Menteri Pendidikan Mariastella Gelmini menyatakan keprihatinannnya terhadap mutu pendidikan di Italia yang dianggapnya sangat mengkhawatirkan. Oleh karena itu, Gelmini merasa bertanggung jawab dan mengupayakannya agar sistem pendidikan yang ada di Italia dapat lebih ditingkatkan sehingga universitas-universitas di Italia dapat menduduki posisi yang diperhitungkan dalam Top 100 Universitas-universitas terkemuka di dunia.
Reformasi pendidikan Kabinet Berlusconi antara lain telah memuat rencana pemotongan anggaran dan riset pendidikan nasional untuk tahun 2009 yaitu sebesar 1,5 milyar euro serta rencana ditutupnya sejumlah jurusan di universitas-universitas yang kurang diminati para mahasiswa. Reformasi pendidikan tersebut juga menyinggung mengenai rencana pemerintah yang sedang mengupayakan privatisasi bagi beberapa uiversitas-universitas terkemuka di Italia.
Unjuk rasa terakhir terjadi pada tanggal 14 November 2008, dengan dikerahkannya sebanyak kurang lebih 100 ribu seratus ribu pelajar/mahasiswa-mahasiswa dari berbagai universitas dan sekolah menengah di kota-kota di Italia (Milano, Verona, Napoli dan Firenze) dengan menggunakan angkutan bus dan kereta khusus ke Roma untuk mengadakan unjuk rasa atas keputusan tersebut. Para mahasiswa-mahasiswa dari luar kota bergabung dengan mahasiswa-mahasiswa dari semua universitas di Roma seperti Universitas La Sapienza, Tor Vergata dan Roma Tre kembali berunjuk rasa di mulai dari Piazzale Aldo Moro, Piramide Cestia dan dari Piazza Repubblica dan tempat tujuan terakhir di Piazza Navona. Beberapa dari para pengunjuk rasa juga terdapat beberapa pelajar/mahasiswa dan peneliti-peneliti Italia yang sedang belajar atau melakukan penelitian di negera negara lain seperti Jerman, Perancis dan Belgia.
Sebelumnya unjuk rasa ini juga mereka lakukan di tempat-tempat strategis di kota-kota di Italia. Beberapa pelajar/mahasiswa yang berunjuk rasa tersebut mengancam untuk menuntut ilmu ke luar negeri seperti ke Amerika Serikat atau negara-negara Eropa lainnya apabila keinginan untuk mencapai karier yang lebih tinggi di Italia mengalami halangan. Beberapa dari mereka khawatir bahwasannya pendidikan di Italia akan selalu diwarnai dengan unsur-unsur politik.
Beberapa mahasiswa kedokteran dan bidang kesehatan dengan berseragam putih-putih dan stetoskop juga melakukan demonstrasi untuk memprotes pemotongan dana dana riset mereka. Demonstrasi tidak saja terjadi di kota Roma tetapi juga terjadi di beberapa kota-kota lainnya di Italia seperti Milano, Napoli, Modena, Bari, Firenze, Torino, Bologna dan lain lain. Di Milano, para pelajar/mahasiswa bahkan sempat memacetkan lalu lintas dan menduduki stasiun kereta api. Di Napoli, mereka menggelar demonstrasi besar-besaran di Piazza (Alun-alun) pusat kota.
Ketegangan terjadi dua minggu lalu di Piazza Navona ketika para pelajar/mahasiswa berkumpul di Gedung Senat, -- tempat disahkannya reformasi di bidang pendidikan oleh Pemerintah Berlusconi tersebut – yang menyebabkan kemacetan lalu lintas. Namun kejadian menjadi lebih tidak terkendali ketika terjadi bentrokan antara kelompok sayap kanan dan pengikut-pengikutnya dengan para pelajar/mahasiswa tersebut. Atas kejadian tersebut sekitar 15 orang pelajar dari gerakan pelajar yang berasosiasi dengan Sayap kanan “Blocco Studentesco” ditahan pihak kepolisian. Sebanyak tiga pelajar dan seorang polisi mengalami luka-luka.
Pemerintah Tengah-Kanan PM. Silvio Berlusconi telah mengesahkan keputusan Gelmini menjadi peraturan yang akan berlaku mulai tahun 2009 setelah mendapat persetujuan Senat setelah dilakukan pemungutan suara yang menyatakan 162 setuju, 134 tidak setuju dan 3 abstein.
Dilain pihak, Oposisi Tengah-Kiri, Walter Veltroni dari Partai Demokratik (PD) mengatakan bahwa pemerintah berusaha menutup mata dan tidak mendengar apa yang disuarakan oleh para pengunjuk rasa. Veltroni juga berpendapat agar reformasi di bidang pendidikan tersebut hendaknya diputuskan melalui referendum nasional. Untuk itu veltroni dan Antonio di Pietro, Pemimpin Italia di Valori (Italy of Values) saat ini berupaya untuk mengumpulkan 500.000 tanda tangan untuk menyerukan diadakannya referendum pendidikan dimaksud.
Meskipun dikatakan sebagai “reformasi” bidang pendidikan, namun sebenarnya reformasi ini cenderung lebih bersifat mengembalikan sistem pendidikan dengan pola yang lama, mengingat beberapa hal yang menjadi prasarat dalam dunia pendidikan di Italia antara lain sbb:
o pelajar diwajibkan memperoleh nilai diatas 6 sampai dengan 10 karena dibawah angka tersebut dinyatakan gagal.
o anak-anak Sekolah Dasar akan diajar dengan sistem wali kelas yang akan mengajar mereka setiap harinya serta mengharuskan mereka mengenakan seragam.
o menerapkan kembali mata pelajaran “Cittadinaza e Costituzione” (Citizenship and Constitution) setelah dihapuskannya mata pelajaran” Educazione Civica” (Pendidikan Kewarganegaraan). Pelajaran mengenai kewarganegaraan ini tahun 1995 perhah dihapus di Italia, karena adanya himbauan Uni Eropa terhadap masalah-masalah rasisme, xenophobia, anti-Semitisme dan sikap kurang tolerasi lainnya.
Wednesday, November 12, 2008
Kemenangan Obama di Mata Pemimpin-Pemimpin Italia
PM Italia Silvio Berlusconi dalam pesan tertulisnya telah menyampaikan ucapan selamat kepada Obama sehubungan dengan terpilihnya Obama sebagai Presiden AS setelah berhasil melewati masa-masa sulit selama kampanye pemilihan Presiden AS. Berlusconi yakin bahwa hubungan persahabatan dan kerjasama antara Italia dan AS akan tetap terjalin dan bahkan lebih erat lagi. Dalam pesan tersebut Berlusconi juga menyatakan bahwa Italia masih merupakan sekutu setia AS dan tidak pernah melupakan sejarah yang tercatat oleh AS dengan Italia dan Eropa.
Sementara itu, Presiden Giorgio Napolitano menyebutkan bahwa kemenangan Obama adalah sebagai suatu kemenangan yang besar. Dalam pesannya, Napolitano menyatakan bahwa Italia merasakan adanya kedekatan hubungan historis, politik, budaya serta sosial dengan masyarakat AS. Menurut Napolitano, kemenangan tersebut merupakan suatu harapan bagi kebebasan, perdamaian dan tatanan dunia baru yang lebih aman dan adil. Bersama Rakyat Italia, Napolitano juga terkesan pada kekuatan dan vitalitas demokrasi AS yang terasa sejak kampanye pemilihan presiden, pemungutan suara hingga menghasilkan presiden baru yang berkomitmen terhadap pembaruan yang ideal.
Menlu Franco Frattini juga berpendapat bahwa kemenangan Obama yang luar biasa tersebut diharapkan dapat meningkatkan kedekatan AS dengan Italia dan negara-negara Eropa lainnya. Frattini berharap agar Obama lebih berkomitmen kepada Eropa melalui NATO , khususnya dalam menangani masalah Afghanistan.
Pemimpin Oposisi Tengah-Kiri Partai Demokratik (PD), Walter Veltroni juga telah menyampaikan ucapan selamat kepada Obama dan menyatakan bahwa kemenangan tersebut merupakan suatu peristiwa yang luar biasa yang diharapkan dapat mengubah dunia dan sejarah AS menjadi lebih baik. Menurut Veltroni, Obama merupakan cerminan dari pemimpin baru AS yang melambangkan kemenangan hati dan nurani masyarakat AS, sehingga dapat memperkuat pandangan dunia atas kemajuan solidaritas, kesetaraan dan pembangunan berkesinambungan.
Suara sumbang terdengar dari pernyataan Maurizio Gasparri, Pemimpin PdL (People’s Freedom Party), yang menyatakan bahwa Organisasi Al Qaeda lah yang menyambut gembira atas kemenangan Obama. Namun sesudahnya, para pemimpin oposisi Tengah-Kiri menyerukan agar Gaspari yang juga anggota Aliansi Nasional Sayap Kanan meminta maaf dan mencabut pernyataan tersebut serta mempertanyakan apakah pernyataan Gasparri merupakan cerminan dari sikap Pemerintah Italia. Gasparri kemudian memperjelas pernyataannya bahwa yang bersangkutan Gasparri lebih yakin akan “keampuhan” kebijakan Partai Republik AS dalam memerangi terorisme internasional.
Berlusconi merupakan salah satu sekutu terkuat dan teman terdekat Presiden George Bush di Eropa. Berlusconi mengutarakan bahwa apabila bertemu dengan Obama maka Berlusconi akan “memberikan nasihat” kepada Obama mengingat usia dan pengalaman Berlusconi yang menurutnya lebih banyak pengalaman- Bahkan Berlusconi mengkomentari bahwa sosok Obama sebagai sosok yang "young, handsome and tanned".
Monday, November 3, 2008
Kunjungan Singgah Korvet KRI Iskandar Muda-367 di Napoli
Selama di Napoli, selain mengisi kebutuhan logistik, Komandan Korvet dengan didampingi seorang staff, Atase Militer KBRI Paris, Kolonel Endang Sodik dan Pramudya Sulaksono, Sekretaris Pertama Politik KBRI Roma juga berkesempatan mengadakan courtesy call dengan Mr. Fausto Surace, Kepala Hubungan Luar Negeri, Marina Estere Italiana (Angkatan Laut Italia) pada tanggal 29 Oktober 2008 pukul 12.00 siang yang sebelumnya didahului pertemuan dengan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Roma, Yuwono Agus Putranto di Kantor KBRI Roma.
Pada malam harinya, bertempat di KRI SIM juga telah diselenggarakan acara Cocktail Party yang bertujuan untuk memperkenalkan Korvet KRI SIM kepada counterpart Indonesia di Italia khususnya counterpart Indonesia yang berada di Napoli dan sekitarnya. Selanjutnya pada tanggal 30 Oktober 2008 pukul 10.00 KRI SIM kembali berlabuh menuju Surabaya, Indonesia melalui rute Port Said, Jeddah, Salalah, Cochin, Sabang, Jakarta dan Surabaya.
KRI SIM merupakan korvet ketiga dari empat korvet yang dipesan oleh TNI Angkatan Laut Republik Indonesia yang dibeli dari galangan kapal Vlissingen di Belanda setelah KRI Diponegoro, KRI Hasanuddin dan berikutnya KRI Frans Kaisepo.
Monday, October 6, 2008
Pengerahan Pasukan Setelah Huru Hara Anti-Imigran di Casserta
Dalam peristiwa tersebut 3 (tiga) imigran dari Ghana, 2 (dua) imigran dari Liberia dan seorang dari Togo tewas tertembak setelah diserang dengan senjata api jenis 120 Kalashnikov.
Kejadian tersebut dilatarbelakangi oleh tuduhan kepada para imigran Afrika sebagai pengedar obat obatan terlarang dan penyebab meningkatnya kriminalitas. Tuduhan tersebut dibatah keras oleh para imigran Afrika yang balik menuduh masyarakt Italia sebagai masyarakat yang rasis.
Polisi telah menangkap seorang anggota kelompok mafia yang dicurigai menyebabkan insiden dimaksud yaitu Alfonso Caesarano, 29, dari kubu Klan Calanesi dari kelompok mafia Camorra. Camora merupakan salah satu kelompok mafia utama yang menguasai daerah Napoli dan sekitarnya yang disinyalir juga mempunyai jaringan peredaran obat-obatan terlarang di kawasan tersebut.
Sehubungan dengan kejadian diatas, Kabinet Tengah-Kanan Silvio Berlusconi telah menyetujui pengerahan 500 tentara selama tiga bulan untuk mengawasi aktivitas tersebut di Casserta. Sebelumnya selama musim panas yang lalu sebanyak 3.000 tentara telah mengadakan patroli di kota-kota utama Italia sebagai akibat dari meningkatnya kriminalitas dan imigrasi ilegal di Italia untuk menangani peningkatan terjadinya kriminalitas dan imigrasi ilegal di Italia.
Menteri Dalam Negeri Italia, Roberto Maroni, mengatakan bahwa pengerahan keamanan tersebut dapat saja diperpanjang, tergantung dari tingkat keamanan di wilayah Casserta. Awalnya, sebanyak 400 personel kepolisian telah dikerahkan terlebih dahulu dan telah diputuskan untuk mengerahkan 1.000 personil tentara di wilayah tersebut.
Saat ini diperkirakan terdapat 11.000 hingga 12.000 imigran gelap di Castelvortuno. Sejumlah 2.000 imigran lainnya telah memiliki surat ijin tinggal dan ijin kerja, bahkan beberapa dari mereka sudah menjadi generasi kedua dan berkewarganegaraan Italia. Mengutip dari berita harian La Repubblica generasi kedua ini juga tidak lepas dari tindakan-tindakan rasisme, namun tetap menganggap bahwa Italia adalah rumah mereka”.
Masalah rasisme dan xenophobia juga terjadi dibeberapa tempat di Italia. Di Milan, seorang Afrika yang lahir di Italia yang bernama Abdul Salam Guibre tewas setelah dituduh mencuri “makanan kecil”. Akibatnya ribuan imigran di Milan membakar tempat-tempat sampah dan menyerukan kata kata yang ditujukan kepada masyarakat Italia yang dianggap rasis, sambil mengacungkan biskuit sebagai tanda simbol protes mereka atas kejadian tersebut.
Dalam pertemuan kabinet akhir bulan September lalu telah menyetujui pembangunan 10 pusat penampungan imigran gelap. Juga pengujian DNA bagi imigran sehingga layak memperoleh ijin tinggal di Italia. Tercatat sebanyak 23.600 imigran gelap (clandestini) masuk ke Italia tahun ini atau telah meningkat sebesar 60% dari angka 14.200 imigran pada tahun 2007.
Maroni mengeluhkan bahwa meskipun sudah terdapat “perjanjian persahabatan” antara Berlusconi dan Colonel Muammar Gadaffi dari Libya untuk membatasi arus imigran gelap di Pulau Lampedusa yang sepakati pada bulan Agustus lalu, namun imigran gelap masih tetap masuk ke Italia. Maroni kemudian mengancam menghentikan bantuan keuangan ke Libya, yang tertulis dalam perjanjian tersebut, serta mengancam akan memimpin sendiri pengerahan kapal pengawas pantai untuk menghalau kapal-kapal kecil para imigran gelap untuk memasuki perairan Italia.
Kedutaan Libya di Roma mengeluaran pernyataan bahwa apabila kedatangan Maroni ke Libya hanya sebagai “in such a spectacular fashion” maka Maroni akan dihentikan. Namun, apabila menyebutkan dengan detail kedatangannya ke Libya maka Pemerintah Libya akan meerima kedatangannya dengan baik. Selama ini Maroni bersikeras agar diadakan patroli gabungan antara Italia dan Libya sebagai bagian dari “perjanjian persahabatan” tersebut.
Pihak-pihak lain seperti Konferensi Uskup Italia (CEI) menilai bahwa rasisme dan xenophobia di Italia jangan dianggap sepele. Kepala CEI, Cardinal Angelo Bagnasco, berpendapat bahwa “imigran gelap juga merupakan saudara”. Banyak diantara imigran ini telah membahayakan jiwa mereka untuk dapat tiba ke Italia melalui laut”. Bagnasco berpendapat akan lebih baik memberikan bantuan ekonomi sebagaimana digariskan oleh Uni Eropa tentang Masalah Keimigrasian yaitu untuk membantu perekonomian negara-negara asal para imigran tersebut.
Masalah rasisme dan xenophobia cenderung masih mewarnai kehidupan masyarakat di Italia. Bahkan PM Berlusconi sendiri sebelumnya pernah berujar di depan Sidang Katolik Roma Konservatif dan kubu tengah-kanan nya menganggap bahwa Italia adalah “Catholic and for Italians”.
Pemerintah Berlusconi berkomitmen untuk memberlakukan kebijakan yang keras terhadap imigran dengan cara memperketat aturan aturan mengnai keimigrasian terutama untuk meningkatkan rasa aman di dalam negeri, menurunkan tingkat kejahatan dan menjaga ketertiban umum di masyarakat Italia.
Wednesday, October 1, 2008
Masyarakat Indonesia Merayakan Hari Kemenangan Idul Fitri di Roma
Bertepatan dengan umat muslim merayakan hari kemanangannya setelah sebulan menjalankan ibadah puasa, di KBRI juga telah diadakan upacara serah terima Duta Besar RI untuk Republik Italia, Malta, Cyprus dan Organisasi Internasional (FAO, IFAD dan WFP), Susanto Sutoyo kepada Deputy Chief of Mission KBRI Roma, Yuwono Agus Putranto yang akan memimpin KBRI Roma hingga KBRI Roma mendapatkan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh yang baru. Acara diadakan di Ruang Borobudur dengan disaksikan Home staff, local staff dan Darma Wanita Persatuan KBRI Roma. Menurut rencana Duta Besar Susano Sutoyo akan kembali ke Indonesia pada tanggal 5 Oktober 2008. Dubes Susanto Sutoyo telah menduduki jabatan Duta Besar RI di Roma sejak bulan Juni 2005.
Selanjutnya setelah acara serah terima, bertempat di Wisma Indonesia. Duta Besar RI Roma beserta staff membuka kesempatan kepada masyarakat Indonesia di seluruh wilayah akreditasi KBRI Roma untuk bersilaturahmi dalam acara Open House. Open House digelar mulai pukul 11.30 hingga selesai. Tentu saja tidak semua masyarakat Indonesia yang tinggal di Italia dapat hadir di KBRI Roma mengingat lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia, namun minimal beberapa masyarakat Indonesia yang tinggal di Roma dan sekitarnya seperti Viterbo, Porto San Stefano nampak hadir. Dengan hidangan lebaran seperti opor ayam, lontong, sambal goreng ati, sambal goreng krecek, krupuk melengkapi citra masakan Indonesia. Meskipun diakui karena terjadi spekulasi waktu lebaran yang baru diketahui sore harinya (Senin, 29 Sepetember 2008) menyebabkan kurangnya variasi yang disajikan, bahkan kue kue lebaran yang tersajipun kurang bervariasi.Rencananya, Rabu (1 Oktober 2008) malam akan digelar Open House yang sama oleh Duta Besar RI Vatikan di KBRI Vatikan. Inilah uniknya satu satunya kota di dunia yang mempunyai dua KBRI, meskipun dengan ruang lingkup pekerjaan yang berbeda. Sementara tanggal 3 Oktober 2008 pukul 19.00, di KBRI Roma juga akan digelar Perpisahan dengan Duta Besar RI Roma, Susanto Sutoyo dengan mengundang masyarakat Indonesia di Roma. Deputy Chief of Mission (DCM) atau Wakeppri KBRI Roma juga akan menggelar Open House untuk masyarakat Indoensia di Roma dan sekitarnya pada hari Sabtu siang, pada pukuk 12.30.
Friday, September 19, 2008
Tahukan Anda : Serba Serbi Hidup dan Tinggal di Italia (Part 2)
Tahukah anda bahwa bahwa orang Italia kalau kurang jelas menangkap apa yang dimaksudkan oleh lawan bicaranya maka ia akan menimpali dengan kata Heeeeeeeee?????? Duh mirip mirip orang Jawa juga ya yang selalu nanya heeeee?????? …….jauh jauh ke Eropa kok masih denger yang begini juga. Sama deh dengan orang Vietnam yang selalu juga begitu, cuma (sorry) kalau orang Vietnam cenderung seperti orang bego!!!! /haaaahhhh?????/.Tapi kalau orang Italia yang terkesan cuek dan ga mau tahu urusan orang lain maka dia kan mengeluarkan kata beh! Yang dilafalkan panjang beeeeeee’! (e dilafalkan seperti /eu/ dalam bahasa Sunda atau Aceh tapi dibelakang mempunyai tekanan /’/ seperti do’a), hingga lebih mirip seperti orang bersendawa: /beeee’/.
Kuli kuli bangunan di Roma juga suka berteriak : Aoooooooooooo!!!!!!! Itu tandanya sedang memanggil rekannya yang lagi jauh, tapi itu bukan saja dipakai oleh kuli kuli bangunan doang tapi juga orang biasa yang sedang memanggil rekannya yang agak jauh! Seperti kalau di Indonesia bilang Hoiiiiiiiiiiiiiiiiiiii!!!!!!!.
Tahu ga nenek nenek di Roma meskipun sudah tua mereka masih suka dandan meskipun dandanannya nenek nenek juga. Mereka biasa mandiri kalau anak anaknya sudah tidak serumah, konon kata temen temen saya yang kawin sama orang Italy kebanyak menreka mengeluhkan prilaku hubungan keluarga yang dekat khususnya anak laki laki (meskipun sudah tua sekalipun) dengan Mamanya. Mereka sangat patuh dan sayang sama mamanya, meskipun ini wajar tapi dibandingkan dengan Indonesia maupun Eropa barat kedekatan Anak laki-laki Italia meskipun sudah ubanan sekalipun mereka sangat dekat sekali dengan mamanya, bahkan ketika sudah kawinpun mbak mbak yang kawin sama laki laki Italia ini mengeluhkannya karena perhatian mamanya meskipun sudah tidak serumah tapi masih sangat interfere yinggi. Bahkan hal hal kecil seperti sudah makan belum perhatian istri kalah jauh dengan ibunya. Pernah seorang teman memberi tahu kalau si ibu punya anak laki laki tapi teman saya belum pernah ketemu anak laki lakinya, si ibu ini sering menelpon si anak dengan perhatian persis kaya anak kecil. Namun alangkah kagetnya teman saya ketika si anak datang ternyata sudah tua mungkin di atas 45 tahun….Ya Oloh!!!! Tradisi kedekatan kekerabatan kekeluargaan seperti ini sama persis dengan tradisi di Arab, mengingat letak Italia yang berada di perairan Laut Mediterrania maka sifat sifat model Arab ini mewarisi generasi di italia yang nota bene orang Italia bukan asli orang bule (Eropa) tapi merupakan campuran antara Eropa, Arab, Mediterrania dan Latino. Makanya hati hati kalau mbak mbak mau kawin sama cowok Italia, jangan jangan bakal cemburu sama calon mertua wanitanya.
Di Italia susah cari pekerjaan khsusnya pendatang. Namun bagi orang Italia juga susah kok apalagi yang tidak mempunyai latar belakang dari keluarga yang mapan. Ingat sistem kekeluargaan di Italia yang sangat erat. Maka pada umunya seorang anak yang mempunyai orang tua yang kaya atau mapan misalnya restaurant, toko, business home industri yang kuat maka anak itupun akan sejahtera karena anak akan mewarisi kekayaan orang tua. Benar ini terjadi dimana mana. Namun celakanya bagi anak yang latar belakang keluarganya pas pas an maka anak itu akan susah untuk penghidupan yang layak meskipun si anak itu lulusan sarjana. Tapi bagi seorang anak yang keluarganya kaya raya biarpun dia gak sekolah tinggi tapi orang tuanya akan serta merta mewariskan hartanya kepada anaknya apalagi seorang anak tunggal. Sebagai contoh seorang anak dari luar kota yang sekolah di Roma dia bisa tinggal di sebuah apartemen mewah di daerah Parioli (semacam Mentengnya Roma)lengkap dengan mobil ketika ditanya apa motivasi dia sekolah tinggi, dia menjawab ya hanya menjalankan perintah orang tuanya, sementara dia sendiri ignor untuk melakukan keingin dirinya, alasannya semua masa depannya udah di depan mata. Coba tengok, di Italia rata rata business pasti banyak ditangani keluarga dari BAR (kedai kopi), Ristorante, Butik Toko design terkemuka, business utama semua dipegang dengan sistem keluarga. Makanya mbak mbak yang mau kawin sama cowok Italia sebaiknya jangan hanya tampang rata rata cowok Italia yang terkenal ganteng dan macho saja tetapi juga business keluarganya. Makanya tidak heran kan kalau muncul mafia mafia yang memonopoli suatu usaha tertentu.
Gw paling sebel sama Polisi Italia (POLIZIA) yang jarang jarang gw lihat dia mencoba mencontoh bagaimana berprilaku lalulintas yang baik. Setiap kali berpapasan dengan POLIZIA mereka selu break the rules. Gimana gak break the rules kalau setiap lampu merah selalu dilanggar. Padahal mereka nggak lagi terburu buru. Okelah kalau mereka sedang dalam keadaan emergency tapi saat ketemu mereka tetep melanggar lampu mereh mereka sedang berpatroli biasa.
Tidak hanya POLIZIA saja yang aneh. Disaat kedisiplinan lalu lintas Eropa Barat gencar dengan peraturan dan kedisiplinan. Nah orang Italia juga sering ignorant. Kalau merasa sepi mereka dengan seenaknya juga menerjang lampu lalu lintas. Berbahaya kan, tapi mereka juga punya dalih. Loh sepi kok…lha iya sepi, tapi mana kedisiplinan, peraaan orang orang Indonesia yang jauh lebih brengsek aja jarang jarang kok melanggar llampu alu lintas…lho ini kok Italia seenak jidatnya melanggar lampu merah. Tadinya sih pura pura semakin dekat semakin dekat bablas lah dia….saya ketawa aja kalau memperhatikan tingkah laku sinting ini.
Budaya Antri bagi orang Italia masih tabooooo…lho kok? Bayangin Italia itu di Eropa tapi kelakuannya masih biadab gimana gak biadap. Orang lagi antri kok dengan gaya ignorantinya mereka potong….aduh duh kalau di Kudus masih maklumlah , ya kurang ada pengertian, lha ini signora signori ini dengan enaknya pura pura tidak tahu, tahu tahu main serobot antrian panjang gw di kasir…wah wah kadang sih ada yang marah atau biasanyakalau dia maju saya maju duluan soalnya posisinya bukan di belakang saya tapi disamping saya, ini biasa terjadi di Mc Donald, antrian cashier toko dan bahkan bank banyak yang menyelak dengan alasan keburu buru….Dasarrrrrrrrrrrrr!!!!! Orang Eropa kok begitu, sekali lagi Orang Italia kan bukan asli Eropa tapi campuran Mediterrania.
(Bersambung)
Saturday, September 13, 2008
Tahukah Anda : Serba Serbi Hidup dan Tinggal di Italia (Part 1)
Informasi ini diperuntukkan buat siapa saja, khususnya buat yang mau bepergian ke Italia, mbak mbak yang mau kawin dan tinggal di Italia, syukur syukur dapat calon suami orang Italia biar tidak terjadi culture shock, maklum ada banyak sekali kekontrasan nilai nilai sosial budaya antara Indonesia dengan Italia bahkan dengan negara negara tetangga Italia di seputar Uni Eropa lainnya. Informasi ini akan saya hadirkan secara bertahap berdasarkan per edisi yang akan saya sampaikan kepada temen teman di blog ini. Silakan menyimak informasi berikut ini, siapa tahu bisa membantu anda mengetahui perbedaan keadaan sosial budaya masyarakat Italia tersebut:
...................Tahukah anda bahwa beberapa nama bus lokal di Italia bernama RAMA, SITA dan SENA, kaya dunia pewayangan saja.
……Orang Italia kalau jengkel selalu menguncupkan tangan dan diletakkan di dada dan bilang ma che! Apa sih maunya? Come tu me vuoi?
….. Kalau naik mobil ada orang yang gak bener mereka melemparkan lima jarinya yang kira kira artinya “gimana sich?” biasanya meletakkan tangan ke arah jendela atau spion yang berada di depan tengah kemudi……….
..........Orang Italia kalau naik mobil suka mengeluarkan tangan ke jendela tinggi tinggi, padahal di Indonesia berlaku “dilarang keras mengeluarkan anggota badan” kata mereka :…..”enak kok dingin!…..coba deee!!!!.... ih norak ahhhh”
………. Hati hati kalau mau nyetir tengok dulu persnelling, di Italia kalau parkir harus dimasukkan ke gigi satu, kalau di Indonesia kan harus gigi nol, soalnya kalau lupa begitu distart langsung deh mobilnya kabuurrrr hati hati loh!!!
………….Kalau dibilang gak norak, kalau diajak makan di Italia tuh sesuai cara biasanya ANTIPASTI (appetizer) dulu bisa berupa bruschetta (roti yang dikasih tomat segar di atasnya, insalata frutti di mare (salad sea food), atau cozze (kerang besar/kerang ijo) ....awas jangan salah sebut loh ya? bahaya.....hihihihiiiii.........ini cuma digado, awas jangan kekenyangan masih ada lainnya PRIMO PIATTO (first plate) bisa milih makanan karbohidrat (Pasta, spagghetti, gnocchi, risotto atau lingunine, pene atau fetuccine, nah untuk SECONDO PIATTO biasanya berupa protein seperti daging Vitella (sapi muda), manzo (sapi dewasa) , pollo (ayam), angnelo (kambing) ikan (pesce), maiale (babi) yang digrill atau di goreng sesuai selera. Pada secondo Piatto ini biasanya disertai CONTORNO yang biasanya berupa kentang goreng, rebus, melanzane (terong) bakar, insalata (salad). Oh ya mereka biasanya makan on time (sesuai jadwal makan) gak kaya orang Indonesia yang biasanya makan setiap saat, sampai pagi jam 2 pun dijabanin. Sarapan pagi sampai sekitar jam 10.00, makan siang jam 12.00 s/d jam 13.00, dan malam mulai jam 19.00 keatas. Jadi ati ati bagi yang makannya telat susah cari makan kecuali di McDonalds.Biaanya dalam suatu jamuan makan malam bisa panjang mulai jam 20.00 hingga jam 23.00 atau 24.00 bahkan ada yang sampai jam 2.00 dini hari, biasalah mereka makan lengkap dari antipasti, primo, secondo sampai dolce (sweets/cuci mulut)...... Buon appetito!
......................Orang Italia tidak makan jeroan atau organ binatang, tapi untuk tipikal kucina Romana (orang Roma) mereka biasa memakan sejenis Trippa (babat) yang dibumbui ala Romana.
…………..Bagi yang belum kenal bahasa Italia, pasti bingung membedakan mana bahasa Italia atau Spanyol. Kalau mau tau tulisan itu bahasa Italia itu gampang, caranya denan menebak semua huruf yang pasti diakhiri dengan huruf hidup (vokal) seperti a (female), o (male), I (jamak), e (jamak perempuan), Kalaupun diakhiri huruf mati berarti pinjaman kata dari bahasa asing misalnya : film. Begitu juga dengan nama nama orangnya seperti Silvio, Francesco, Davide, Alessandro, Renato, Frederico, Michele (cowok), Chiara, Clara, Sandra, Alessandra, Francesca, Silvia (cewek), begitu juga nama keluarga seperti Mancini, D'Agostino, Calvi, Bertollini, Verdi dan lain lain.
……. Hati hati kalau ke toilet istilah tuan signore (single laki-laki), Nyonya, signora (single perempuan), tapi untuk laki laki jamak berubah menjadi signori dan untuk perempuan menjadi signore…. Bingung khan, saya aja pernah salah masuk!
.............Italia termasuk bel paese (beautiful country) ini diakui oleh orang orang Eropa, karena Italia berada di selatan dan di laut Mediterania, sangat cocok untuk menyebut La Dolce Vita karena cuacanya paling moderat, temperaturnya lebih hangat, orangnya keren keren hangat dan panas, fashionable karena tempatnya designer terkemuka macam Dolce&Gabanna, Gucci, Prada, Fendi, Salvatore Feragamo, Zegna, belum lagi penghasil wine, Martini (No Martini No Party), pusat sejarah peradaban Eropa (Roman Ancient Empire), Italian Food yang terkenal kelezatannya (Spagghetti, pasta, lasagna), Gelato (Italian ice cream), namun dalam soal disiplin Italia jauh lebih buruk terutama dalam disiplin lalu lintas, mobil dimana mana sehingga mengakibatkan kemacetan lalu lintas, parkir susah dan sempit, kadang parkir seenak jidatnya, mau nyalip mobil seenaknya, ngebut (sembalap…maklum home base Ferrari dan Lamborghini), nyeberang jalan tidak pada tempatnya………..wah sama lah dengan Indonesia.
(Bersambung)