Showing posts with label bandung. Show all posts
Showing posts with label bandung. Show all posts

Sunday, July 27, 2008

Alunan Angklung Bandung Menggetarkan Festival Folklor di Norma, Italia



Alunan lagu “O Sole Mio” secara magis kembali menghanyutkan masyarakat Italia melalui iringan Keluarga Paduan Angklung SMA 3 Bandung (KPA 3) yang disambut hangat oleh para pengunjung dengan bersama menyanyikan lagu legendaris Italia tersebut di kota Norma, dalam “Nurbanusfestival -- La cultura del folkore per la pace dei popoli", ke-12 Jumat malam lalu (25/7/2008) mulai pukul 21.00 hingga tengah malam di Piazza Caio Cestio.

Nurbanusfestival merupakan festival folklore internasional di Norma yang diadakan setiap musim panas dengan menampilkan berbagai kesenian folklore dari berbagai negara. Selain KPA 3 Bandung yang mewakili Indonesia, peserta dari negara yang turut berpartisipasi antara lain adalah Argentina, Rusia, Slovakia, Kenya, dan negara lainnya.

Antusiasme pengunjung yang memadati area terbuka Piazza Caio Cestio tampak cukup antusias terutama saat lagu-lagu yang mereka kenal seperti O Sole Mio, New York New York dan alunan lain lainnya dapat mereka mainkan dengan baik dengan alat musik dari bambu tersebut. Disamping itu KPA3 juga menampilkan alunan alunan lagu lain seperti lagu daerah sunda, musik klasik dan musik folk Perancis secara instrumen.

Para pengunjung sangat mengagumi alat musik tradisional Jawa Barat tersebut, terbukti pada saat setelah para siswa selesai tampil, para pengunjung mencoba menanyakan perihal alat musik dari bambu tersebut. Beberapa dari pengunjung sibuk mencoba bagaimana cara memainkan angklung dan beberapa dari mereka bersemangat untuk mengajak berfoto bersama para siswa yang seluruhnya berbusana baju tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan sabar dan senang hati para siswa memenuhi permintaan para pengunjung meskipun terdapat kendala bahasa yang menghambat komunikasi diantara mereka yang pada umumnya masyarakat Italia kurang berminat untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan para siswapun tidak berbahasa Italia.

Selain itu, antusias pengunjung juga nampak tinggi ketika stand kecil KPA 3 Bandung tak pernah sepi dari masyarakat setempat yang membeli produk-produk kerajinan Indonesia seperti gantungan kunci, blangkon Sunda, syal, selendang dan suvenir lainnya. Bahkan ada diantara pengunjung yang menanyakan apakah baju tradisional yang dipakai para siswa juga dapat mereka beli.

Kedatangan rombongan 35 orang siswa SMA 3 Bandung termasuk officials dan seorang guru pembimbing seni rupa ke Italia ini adalah dalam rangka melakukan lawatan misi kesenian dan kebudayaan Indonesia ke Italia sejak tanggal 19 Juli hingga 5 Agustus 2008.

Setelah sukses di Bologna untuk mengikuti ISME, International Society for Music Education ke-28, KPA 3 Bandung akan melakukan petunjukan di kota-kota lain seperti di Termoli, Frascati dan juga akan mengikuti Festival Rassegna di Casteglione del Lago dan Colli Cimmini di Perugia pada tanggal 1 Agustus – 5 Agustus 2008 sebelum kemudian kembali ke tanah air pada tanggal 7 Agustus 2008.

Kota Norma adalah sebuah kota unik yang penuh dengan nilai nilai sejarah dan terletak di atas bukit. Dengan jarak tempuh dari Roma sekitar 80 km. Secara geografis kota ini terletak di Regione Lazio, sebelah utara kota Latina.






Written and photos by Pramudya Sulaksono

Penampilan Angklung SMA Negeri 3 Bandung Tampil Memukau di Bologna, Italia

Tepukan meriah penonton mewarnai penampilan Keluarga Paduan Angklung SMA Negeri 3 Bandung (KPA3) yang memadati Teatro Manzoni, Via De Monari, Bologna pada hari Kamis siang tanggal 24 Juli 2008 pukul 14.00 ketika Keluarga Paduan Angklung SMA Negeri 3 Bandung (KPA3) secara spektakuler melantunkan lagu-lagu baik lagu Italia seperti O Sole Mio atau lagu lagu Internasional lainnya seperti When You Believe, New York New York, La Vie En Rouge dan Santorini. Dengan disertai senyuman serta berbusana tradisional Indonesia dari berbagai daerah, penampilan KPA3 berulang kali mendapat pujian dari penonton Italia :“bravi!” (hebat!) atau “bellisima!” (bagus sekali!). Tidak hanya sekedar permainan musik angklung saja namun penampilan mereka juga diselingi beberapa tari tarian daerah daerah Indonesia lainnya.

Penampilan anak anak SMA 3 Bandung di Bologna ini dalam rangka mengikuti International Society for Music Education (ISME) 2008 Conference ke-28 (22 – 24 Juli 2008) salah satu konferensi musik bergengsi dunia yang menampilkan nuansa-nuansa musik dunia yang diikuti baik oleh anak anak maupun dewasa dari berbagai negara.

Setelah mengikuti ISME, KPA3 selanjutnya akan mengikuti serangkaian festival-festival lainnya di Italia antara lain : Norbanusfestival ke-12– La Cultura del Folklore per la pace dei popoli di kota kota seperti Norma, Termoli, Maenza dan Frascati mulai tanggal 24 Juli - 31 Juli 2008 kemudian disusul dengan Rassegna Internazionale del Folklore ke-31 di Castiglione del Lago (Perugia) serta Festival Internazionale del Folklore “Colli Cimini” tanggal 31 Juli 2008 - 5 Agustus 2008 dan kembali ke tanah air tanggal 7 Agustus 2008.





Rombongan KPA3 ke Italia ini berjumlah 35 orang yang terdiri 26 perempuan dan 9 (sembilan) laki laki termasuk seorang guru pembimbing dan 5 (lima) orang official yang merupakan alumnus SMA 3 Bandung dengan diketuai oleh Burhannudin Sutisna. Kedatangan mereka ke Italia adalah dalam rangka melakukan lawatan misi kesenian dan kebudayaan Indonesia di luar negeri setelah sebelumnya tampil dalam International Festival Petras di Athena, Yunani pada tanggal 16-17 Juli 2008. Sebelumnya KPA3 juga pernah mengadakan lawatan misi kesenian serupa di beberapa negera seperti Jerman, Perancis, Belgia, Skotlandia, Polandia dan Ceko.

Disamping itu misi utama mereka adalah dalam rangka memperkenalkan kebudayaan Indonesia melalui kesenian angklung dan tari-tarian daerah (folklor), sehingga diharapkan Indonesia dapat lebih dikenal di Italia serta diharapkan Indonesia dapat menjadi tempat alternatif tujuan wisata masyarakat Italia khususnya di daerah-daerah yang sedang dan akan didatangi misi kesenian Indonesia tersebut.



All photos by Pramudya Sulaksono

MapLoco


Visitor Map